Lima Teknik Pengereman Sepeda Motor

Cara melakukan perengereman sepeda motor yang benar

Mengendarai motor saat hujan, berbeda dengan mengandarainya saat cuaca cerah. Perlu diketahui, saat aspal basah oleh hujan, cengkraman ban akan berkurang dan berpotensi membuat ban motor tergelincir, jika Anda tak hati-hati saat melakukan pengereman. Kerap kali para pengendara sepeda motor melakukan pengereman ketika menghadapi situasi yang mendadak, saat menghindari lubang, jalanan berpasir, maupun ada rintangan yang tiba-tiba menghadang. Ada baiknya untuk mengikuti beberapa tips melakukan teknik pengereman secara benar, baik dijalan yang basah maupun kering :

  1. Anda harus menutup putaran gas saat memutuskan mengerem.

  2. Mengerem yang baik adalah menarik tuas rem dengan cara meremas seperti bersalaman. Pada saat bersamaan, kaki kanan memijak rem belakang sebagai penyeimbang (non-skutik). Pastikan posisi sepeda motor tegak sehingga bisa menghindari risiko tergelincir atau terpeleset. Untuk motor skutik perbandingan rem depan dan belakang adalah sebesar 60:40 rem depan dan belakang, lalu dilanjutkan memainkan rem depan dengan cara menekan dan melepas rem secara berkala.

  1. Saat mengerem, jaga pandangan lurus ke depan. Usahakan roda depan tetap berada di jalan yang rata, bersih dan kering. Hindari perubahan warna yang mencurigakan di atas pemukaan jalan. Jika jalanan basah jangan panik, tekan rem belakang lebih dalam dibandingkan dengan rem depan dan tetap memainkan rem depan.

  1. Di jalan dalam kota yang ramai, sebaiknya siapkan dua jari pada tuas rem depan. Ini perlu dilakukan karena banyak kendaraan yang lebih pelan lalu lalang di sekitaran kita dan selalu jaga kecepatan Anda.

  1. Jika memang diharuskan melakukan pengereman mendadak dan sialnya sedang di atas jalanan yang basah, manfaatkan celah yang ada seperti melakukan low slide ( jika poin 1 2 3 atas sudah dilakukan tetapi motor tetap tidak mau berhenti dan tidak seimbang ). Wajib diingat saat melakukan low slide, jauhkan motor dari badan kita dengan cara menendang / mendorong motor dan pasrahkan badan kemana arah membawa jangan dilawan karena fatal akibatnya. Dengan memahami tehnik pengereman motor secara benar, artinya Anda telah memahami salah satu elemen keselamatan berkendara selain peralatan keamanan berkendara (safety gear) yang Anda kenakan.

 

Ingin bertanya??

Cukup klik tombol di bawah, isi formulirnya dan klik submit

Tim Autocar Indonesia akan memilih pertanyaan terbaik dan akan menayangkannya di website

Kirimkan pertanyaan

JAWABAN DAN RESPON

comments powered by Disqus
Most Read
Autocar Magazine

Edisi: 200 | Autocar Magazine