Terdampar Bersama Van Mercedes

Van Mercedes yang fleksibel cocok untuk industri pariwisata.

Mercedes-Benz mengundang autocarindonesia.com mencicipi rasanya berlibur dengan tiga van andalan Mercedes, yakni Sprinter 315 CDI A2, A4, dan V-Class. Di acara yang bertajuk 'Castaway' ini, Mercedes memberikan berbagai kejutan acara yang kental dengan suasana berlibur di Pulau Dewata.

Van pertama yang saya naiki adalah Sprinter 315 CDI A4. Hal pertama yang saya lihat dari Sprinter adalah ukurannya yang besar. Sprinter A4 memiliki tinggi yang hampir menyerupai sebuah bus kecil, namun posisi duduknya tetap rendah layaknya sebuah van. Hal ini disebabkan oleh atapnya yang tinggi, dan diklaim menjadi salah satu keunggulan dibanding para pesaingnya.

Bentuk Sprinter A4 juga berkontribusi pada ruang kabin yang luas. Hasilnya, Sprinter A4 mampu mengangkut 20 penumpang di bagian belakang dan 2 di depan. Karena tidak memiliki posisi duduk yang tinggi layaknya sebuah bus, Sprinter memberikan  kenyaman lebih bagi penumpang. Terlebih lagi bagi saya yang memiliki tinggi 170+cm.

Apabila ingin memiliki ruangan pribadi berjalan, Sprinter menjadi kandidat yang sangat tepat untuk kebutuhan tersebut. Seperti Sprinter 315 CDI A2 yang tersedia pada acara ini. Sprinter A2 ini sudah mengalami personalisasi di bagian interiornya. Sprinter A2 yang pada dasarnya mampu mengangkut 12 penumpang pada bagian belakang, dibuat menjadi sekitar enam penumpang saja.

Di kabin bagian belakang, terdapat dua captain seat yang sudah dilengkapi dengan alat pijat dan sisanya duduk di kursi yang berkonfigurasi 'L'. Tak hanya itu, van ini dilengkapi pula dengan TV, konektivitas bluetooth, dan WiFi. Suasananya dibuat seperti sebuah ruang TV berkat meja yang dapat dilipat dan juga sebuah kulkas mini. Melalui Sprinter A2 ini, Mercedes menunjukkan bahwa van mereka dapat digunakan sebagai pelengkap kebutuhan bisnis, komersil maupun pribadi.

"Agar dapat memiliki Sprinter yang mendapatkan sentuhan personal, Sprinter dapat dibeli dengan interior 'kosong'. Lalu kemudian dimodifikasi di tempat karoseri lokal yang disarankan Mercedes-Benz," papar Adri Budiman selaku Deputy Director Sales Operation Bus and Vans Mercedes-Benz Distribution Indonesia.

Mercedes juga menghadirkan V-Class pada acara ini. Van ini memberikan kemewahan bagi pengemudi maupun penumpang, meskipun ukurannya lebih kecil ketimbang Sprinter. Interiornya memiliki sentuhan mewah bagai sedan Mercedes baik dari bentuk maupun fiturnya. Terdapat display informasi di bagian tengah yang dikontrol melalui konsol tengah. Lalu penggunaan material soft-touch memperkuat kesan mewahnya ditambah penggunaan perangkat Audio dari Burmester.

Melalui acara ini, Mercedes menunjukkan bahwa keunggulan van mereka untuk industri pariwisata. Mercedes menawarkan sebuah van yang mampu mengangkut banyak orang, dan dilengkapi fitur-fitur keselamatan terdepan di kelasnya. Lihat saja Sprinter yang sudah menggunakan sasis monokok, dan dan dilengkapi sistem keamanan terintegrasi ESP (Electronic Stability Program). 

comments powered by Disqus

Terdampar Bersama Van Mercedes

notSet

Most Read
Latest News
Maria Sharapova Kembali ke Porsche Tennis Grand Prix
Porsche Tennis Grand Prix ke 40 ini akan diselenggarakan dari tanggal 22 ...
1 jam yang lalu    1 picture
Games ‘Om Telolet Om’ Ramaikan Tokyo Auto Salon 2017
9 ribu pengunjung mendatangi booth ATR Radial di Tokyo Auto Salaon 2017.
1 jam yang lalu    1 picture
MINI Countryman JCW Hadir Lebih Agresif
Kehadiran warna eksklusif dengan stripe warna merah menjadkikan mobil ini ...
3 jam yang lalu    1 picture
Lexus New LS Resmi Meluncur di Detroit Auto Show 2017
Lexus New LS tampak lebih menawan dibandingkan generasi sebelumnya.
19 jam yang lalu    1 picture
Menengok Persiapan Hankook Endurance 24 H Season 2017
Hankook pasok lebih dari 10 ribu ban untuk sokong ajang balap ketahanan 24 jam.
19 jam yang lalu    1 picture
Autocar Magazine

Edisi: 200 | Autocar Magazine