First Drive

Menguji New Toyota Camry

Toyota Meluncurkan Camry Hybrid di Indonesia. Kami mengujinya di Bali. Benarkah lebih baik dari sebelumnya?

DETAILS
So Good | Fitur melimpah | Hemat BBM. Not Good | Harga masih tinggi
6
foto

All New Toyota Camry hadir di Indonesia pada awal April 2012 lalu. Toyota Camry terbaru tersedia dalam tiga varian, yakni 2.5 HV (hibrida), 2.5 V dan 2.5 G, lengkap dengan transmisi CVT untuk tipe HV dan transmisi enam kecepatan sequential yang diterapkan pada tipe V dan G.

Perubahan yang diusung cukup signifikan. Mulai dari desain, teknologi, hingga rasa pengendaraan, dan pengendalian. Toyota menyematkan perubahan bentuk yang kini tampak lebih mewah tanpa mengurangi kesan sport.

Toyota bersikeras bahwa mereka telah membuat perbedaan yang signifikan terhadap Camry generasi terbaru ini. Namun, ciri khas Camry seperti gril depan dengan 'H' shape, desain buritan yang meninggi khas Camry, serta dimensinya yang masih tetap sama seperti generasi sebelumnya.

Lantas apa perbedaan desain eksterior antara Camry hybrid dan konvensional? Tak seperti Camry 2.5 V,  Lampu utama Camry 2.5 hybrid telah dilengkapi dengan tiga lampu model proyektor.

Di bagian bumper, Camry 2.5 hybrid dibekali lampu kabut dengan rumah yang besar dan diletakan pada pojok bumper. Sementara Camry 2.5 V dipasangkan  lampu kabut dengan posisi meng­apit air dam. Secara keseluruhan, desain Camry 2.5 hybrid yang serupa dengan yang dipasarkan di Amerika ini, tampak lebih modern. Selain itu, Toyota Camry hybrid juga memiliki nilai hambatan aerodinamika yang lebih baik (0.27).  

Toyota Camry hybrid dan konvensional telah dibekali dengan kursi berlapis kulit berwarna beige dan panel kayu yang memancarkan kesan mewah. Masih di interior. Jika pengaturan kemudi di Camry V dilakukan secara manual, maka di Camry hybrid dilakukan dengan cara elektrik (reach dan rake). Jok pengemudi juga sudah dilengkapi dengan memori yang dapat menyimpan posisi mengemudi ideal Anda.

Di bagian tengah dasbor terdapat perangkat audio visual dan navigasi yang tersambung dengan sistem tata suara JBL Green Edge 8 speaker. Hasil suara dari speaker ini bisa diandalkan tonal-nya. Anda bisa pula memantau kondisi mesin dan motor listrik saat bekerja melalui layar monitor sistem audio.

Cahaya biru yang berpendar dari balik meter cluster di hadapan pengemudi membuat suasana lebih sejuk. Satu hal yang hilang dari Camry hybrid adalah tako­meter yang memberikan informasi putaran mesin. Mengisi tempat tersebut adalah 'eco meter', yang menginformasikan apa yang sedang dikerjakan oleh mesin konvensional yang terletak di depan.  

Perbedaan lainnya terletak di bagian bawah center fascia dimana terdapat dua buah tombol yang mengatakan EV Mode dan Eco Mode. EV mode memungkinkan Camry untuk bergerak dalam hanya dengan mesin listrik saja. Sedangkan Eco mode akan mengatur kerja mesin agar menghasilkan pengendaraan yang efisien.

Sedikit tambahan, jika Anda merasa bagian depan kini lebih lega, maka Anda tidak salah. Para insinyur Toyota telah mendesain ulang bentuk pilar A dan B, serta bentuk sandaran kursi, demi memberikan ruang lebih. 

Di kesempatan pertama, kami menguji Camry 2.5 V. Tak tanggung kami mengujinya dari Seminyak menuju Nusa Dua. Setelah mengatur posisi duduk, tombol start/stop kami tekan. Suara halus mengalun dari ruang mesin. Hampir senyap. Pedal akselerator kami injak pelahan, Camry meluncur dengan mulus.

Begitu mendapatkan kesempatan, kami memacu mesin 2AR-FE berkapasitas 2.494 cc milik Camry. Mesin ini bertenaga 181 hp pada 6.000 rpm. Sementara torsi sebesar 224 Nm diperoleh pada 4.000 rpm. Tanpa terasa perjalanan selama 1,5 jam menuju Nusa Dua akhirnya selesai.

Saat beristirahat di hotel, kami sempat merenungkan bagai­mana responsifnya kemudi Camry dengan sistem electric power steering. Selepas rehat sejenak untuk menyegarkan diri, kami lantas di ajak untuk kembali berjibaku dengan Camry kovensional menuju sebuah tempat yang disebut The Banyan Tree.

Nah, uniknya, jalanan menuju resor ternama di Bali itu dihiasi dengan lubang yang cukup dalam. Hasilnya kami harus pintar-pintar memilih jalur agar tak merusak kenyamanan berkendara.

Lagi-lagi kemampuan kemudi yang ringan juga terbukti keandalannya. Kami dengan mudah melakukan manuver cukup ekstrim untuk menghindari lubang di sepanjang perjalanan. Selepas satu jam perjalanan, kami tiba di lokasi. Amat kontras dengan rute perjalanan menuju resor (tandus dan gelap), resor tujuan kami justru begitu asri dan mewah.

Perjalanan hari kedua, kami menguji Toyota Camry hybrid. Rutenya adalah The Laguna Hotel di Nusa Dua menuju Bali Beach untuk bermain golf. Sebagai varian tertinggi dalam keluar Camry, varian hybrid dilengkapi dengan beragam fitur kenyamanan. Fitur AC misalnya.

Di Camry, terdapat AC individual untuk 3 zona. Bahkan terdapat pula AC untuk kursi penumpang depan dan pengemudi.  Selain itu, guna memanjakan penumpang belakang, jok belakang memiliki fasilitas reclining, dan pemijat. Andajuga bisa mengatur sistem hiburan yang ada di dasbor depan. Oh iya, saat mobil mundur, rear sunshade akan menutup secara otomatis.

Toyota Camry hybrid memakai kombinasi dari Toyota’s Hybrid's Synergy Drive dengan mesin empat silinder, torque electric motor dan baterai nickel-metal hydride. Tenaga dari mesinnya kemudian dialirkan menuju roda depan melalui transaxle continuously variable transmission. Jika ditotal, maka tenaga yang dihasilkan mesin, motor listrik dan baterainya mencapai 203 hp. Sementara torsinya mencapai 270 Nm.

Saat bergerak di bawah 50 km/jam, maka mesin listriknya bekerja menggantikan mesin motor bakar. Tapi, begitu pedal gas diinjak lebih dalam, secara otomatis yang be­kerja adalah mesin konvensional. Jika Anda menganggap mobil hybrid tidak memiliki performa mesin agresif, maka Anda salah. Camry merespon setiap pijakan kaki Anda di pedal akselerator dengan sangat baik.

Pengendaraan cukup seimbang. Anda akan sulit membedakan pengendaraan mobil Eropa dengan Camry. Hal ini dimungkinkan berkat penggunaan baja ultra high strength di pilar A dan B, untuk menambah kekuatan struktur bodi.

Selain itu terdapat sekitar 50 titik perkuatan di seputar sasis, terutama di bagian belakang. Sektor kaki-kaki juga terjamah perubahan yang dilakukan oleh para enjinir Toyota. Mulai dari desain ulir per, shock breaker, hingga electronic power steering. Toyota mengklaim semua perubahan tersebut membuat Camry terbaru lebih stabil saat melaju kencang di lintasan lurus.

Dan saat melaju kencang jugalah yang membuat Camry hybrid terasa lain. Mesin listrik dan bensin yang bekerja bersama, memberikan sensasi yang lain. Mesin tidak berteriak seperti pada 2.5 V meski mobil dipacu pada 160 km/jam.

Jika dibandingkan dengan Camry konvensional, Camry hybrid, demi mendukung efisiensi bahan bakar, dilengkapi transmisi CVT yang berpindah halus pada setiap tingkat percepatan. Termasuk saat dalam mode EV. Sedangkan Camry 2.5 V dilengkapi transmisi otomatis dengan mode tiptronic untuk menghasilkan ­pengendaraan yang lebih agresif.

Bagaimana dengan kemampuan bagasinya? Sudah menjadi rahasia umum bahwa aplikasi baterai di mobil hybrid bisa mengorbankan ruang bagasi. Namun, setelah mencoba memasukkan tas golf berikut peralatan lainnya, kami tidak mendapatkan kesulitan, baik saat memasukkan ataupun mengeluarkannya.

Di akhir tulisan ini, kami sepenuhnya menyadari betapa demanding-nya konsumen di kelas sedan besar. Mereka meminta kesempurnaan untuk setiap uang yang mereka kucurkan untuk sebuah mobil. Dan menurut kami, berbekal kemewahan,performa dan kelengkapan di atas rata-rata, serta mesin ramah lingkungan, rasanya keraguan untuk meminang Camry terbaru tidak seharusnya ada.

Lalu, mana Camry yang terbaik? Sebelum menjawab, kami tegaskan dahulu bahwa kedua Camry ini terbilang mobil yang efisien. Namun jujur, Camry hybrid berada di 'dunia efisiensi' yang lain. Camry 2.5 V mencetak sekitar 9,0 km/liter untuk pemakaian dalam kota. Cukup irit untuk sebuah sedan  dengan kapasitas mesin yang besar, bukan? Tapi coba lihat konsumsi bahan bakar Camry hybrid. Untuk pemakaian dalam kota ia mencetak 21,3 km/liter. Konsumsi bahan bakar luar kotanya mencapai 18,7 km/liter.

Itulah hybrid, sebuah teknologi yang rasanya sangat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Tidak salah jika Toyota bersikukuh memasarkan hybrid di Tanah Air. Dan semoga saja APM lain juga berminat memasarkan mobil ­seperti ini. Akhirnya, tanpa ragu kami akan memilih Camry hybrid. Tidak hanya lebih rumit teknologinya, mobil ini juga lebih ramah lingkungan, lebih hemat konsumsi bahan bakarnya, serta lebih mewah.
 

Data Fakta

Mesin

Bahan Bakar Bensin
Instalasi 2AR-FE
Tipe IL4, 16- Valve, DOHC, Dual VVT-i
Tenaga 181ps @ 6000 rpm
Torsi 23.3 @ 4000 rpm

Dimensi

Panjang 4. 825 mm
Sumbu roda 2.775 mm
Ground clearance 160 mm

Chassis

Ban 215/60/R16

Suspensi

Depan MacPherson Strut
Belakang Dual-Link Strut Rear Suspension

Kemudi

Tipe power assist EPS

Rem

Depan Disc
Belakang Disc
Anti-lock ABS + EBD + BA

Menguji New Toyota Camry

notSet

Most Read
Cari car review
LATEST CAR REVIEWS
Begini Rasanya Menjajal Bentley Continental GT V8 S

Begini Rasanya Menjajal Bentley Continental GT V8 S

Mar 1, 2017
Bentley Continental GT V8 S menebarkan pesona. Ia adalah Grand Tourer ...
First Drive BMW X5 xDrive40e M Sport

First Drive BMW X5 xDrive40e M Sport

Feb 28, 2017
BMW X5 Hybrid, SUV BMW pertama yang mengadopsi teknologi plug-in hybrid.
Menguji BMW i8, Wujud Masa Depan Sportscar

Menguji BMW i8, Wujud Masa Depan Sportscar

Feb 23, 2017
Mobil sport yang ramah lingkungan dari BMW, kami mengujinya hingga ke batas ...
Menguji Toyota C-HR 1.8 Hybrid

Menguji Toyota C-HR 1.8 Hybrid

Feb 8, 2017
Crossover bergaya unik melawan Nissan Qashqai dengan teknologi Hybrid.
Menguji Chevrolet Captiva LTZ

Menguji Chevrolet Captiva LTZ

Jan 27, 2017
Suspensi yang lembut dan mesin senyap adalah nilai utama dari Captiva LTZ.
Latest News
Nissan Boyong BladeGlider di GIIAS 2017
Booth Nissan dan Datsun akan berlokasi di Hall 9A di GIIAS 2017, Indonesia ...
18 jam yang lalu    1 picture
Achilles Raih Dua Penghargaan Indonesia Original Brands 2017
Indonesia Original Brands 2017 yang diselenggarakan oleh Majalah SWA, ...
21 jam yang lalu    1 picture
Camry Invitational Golf Tournament 2017
TAM Wujudkan Apresiasi kepada Customer Sejalan dengan Semangat Let’s ...
21 jam yang lalu    1 picture
Mitsubishi Resmikan Fasilitas Perbaikan dan Pengecatan di Palembang
Fasilitas baru ini siap tampung hingga 150 unit kendaraan setiap bulannya.
21 jam yang lalu    1 picture
Aldio Oekon Persiapkan Mesin Mobil Jelang ISSOM 2017 Putaran Ketiga
Dio dijadwalkan akan melakukan sesi free practice pada Kamis (20/7) untuk ...
21 jam yang lalu    2 pictures
Autocar Magazine

Edisi: 204 | Mei, 2017