Review

Mercedes-Benz GLA-Class

Pilihan pertama untuk memasuki teritori SUV Mercedes-Benz.

DETAILS
5
foto

Respon mesin yang lambat menjadikan pengendaraan GLA terasa kurang optimal di putaran mesin rendah. Hal ini menjadikan pergerakan mobil seakan terhambat dan tidak sesuai ekspektasi saat misalnya, beranjak setelah lampu merah berubah menjadi hijau. Meski begitu, soal kenyamanan dalam pengendaraan, kami tetap perlu mengacungi jempol.  Yang perlu Anda lakukan hanyalah mencoba untuk berakselerasi secara halus dan bertahap, GLA dapat dengan mudah menuruti input tersebut. Torsi mendorong mobil dengan halus, dan perpindahan transmisi berlangsung mulus menuju gear tertinggi demi efisiensi dan kenyamanan.

Sepanjang pengujian, suspensi GLA 200 Sport terasa keras saat melintasi jalanan berlubang ataupun polisi tidur. Hal ini rasanya cukup berkaitan dengan penggunaan ban berprofil rendah. Saat bermanuver cepat, kenyamanan suspensi ini masih memberikan sedikit efek mengayun, meski tidak terlalu banyak. Di kecepatan tinggi, mobil ini memberikan kepercayaan diri berkat penggunaan ban tapak lebarnya, sementara di kecepatan rendah, lingkar kemudinya berbobot cukup ringan, tak menyulitkan saat parkir. Visibilitas ke depan cukup lapang, namun melihat ke belakang cukup tereduksi bentuk atap yang menurun dan kaca belakang yang kecil.

Di kelas crossover, GLA tetap menyuguhkan pengendaraan kelas premium layaknya produk lain lansiran Jerman. Meski begitu, jika berbicara mengenai kehalusan pengendaraan, SUV kompak lansiran pabrikan Jepang, seperti Honda CR-V masih memberikan keunggulan dibandingkan GLA. Namun soal peredaman kebisingan, GLA dapat mengatasi dengan sangat baik.

Berkat ban bertapak lebar dan dukungan sistem pengereman ABS+EBD dan Brake Assist, tak dapat dipungkiri  jika performa pengereman GLA memberi jaminan keselamatan. Tercatat, dari kecepatan 80 kpj hingga benar-benar diam, GLA berhenti dalam jarak 24,7 meter dan waktu 2,2 detik.

Beli dan Miliki >> << Performa

Mercedes-Benz GLA-Class

notSet

Most Read
Cari car review
LATEST CAR REVIEWS
Menguji BMW i8, Wujud Masa Depan Sportscar

Menguji BMW i8, Wujud Masa Depan Sportscar

4 hari lalu
Mobil sport yang ramah lingkungan dari BMW, kami mengujinya hingga ke batas ...
Menguji Toyota C-HR 1.8 Hybrid

Menguji Toyota C-HR 1.8 Hybrid

Feb 8, 2017
Crossover bergaya unik melawan Nissan Qashqai dengan teknologi Hybrid.
Menguji Chevrolet Captiva LTZ

Menguji Chevrolet Captiva LTZ

Jan 27, 2017
Suspensi yang lembut dan mesin senyap adalah nilai utama dari Captiva LTZ.
Aston Martin Vantage S V12

Aston Martin Vantage S V12

Jan 17, 2017
Aston Martin Vantage S V12 disuguhkan untuk kaum aristokrat yang punya ...
BMW M2 Coupe

BMW M2 Coupe

Jan 13, 2017
Tawarkan teknologi motorsport yang sangat kompetitif di lintasan balap
Latest News
Nilai dan Jumlah Ekspor Honda Semakin Naik
Honda telah melakukan ekspor produknya ke 12 negara
10 jam yang lalu    1 picture
Selain Trailblazer, Chevrolet Juga Hadirkan Trax dan Spark Anyar
Wajah baru dari Trailblazer, Trax, dan Spark mencerminkan desain global yang ...
12 jam yang lalu    1 picture
Honda Indonesia Capai Produksi Satu Juta Unit Mobil
Honda Mobilio menjadi mobil HPM yang diproduksi ke satu juta unit
12 jam yang lalu    1 picture
Bentley Bentayga di Indonesia Paling Murah Rp 10 Miliar
SUV termewah dan tercepat di dunia ini sudah laku 9 unit di Indonesia
14 jam yang lalu    1 picture
Dealer Mini Tata Motors Kini Hadir di 7 Kota
Dealer tersebut mempunyai konsep baru yang dilengkapi fasilitas 3S (Sales, ...
17 jam yang lalu    1 picture
Autocar Magazine

Edisi: 200 | Autocar Magazine